Deskripsi
Siapa Pak Parmin Sastro
Pak Parmin Sastro atau yang lebih dikenal sebagai Abah Aziz adalah pengusaha dan praktisi manajemen pariwisata berbasis kolaborasi dari Belumbang, Karanganyar (lereng Gunung Lawu). Berangkat dari latar sederhana, beliau membangun kapasitas diri lewat dunia kerja hingga mencapai puncak karier di industri keuangan/asuransi (dari agen sampai top manajemen). Kelebihan Abah Aziz ada pada pola pikir sistem, ketegasan dalam eksekusi, kemampuan membangun tim, serta kepiawaian membaca kebutuhan wisata (rekreasi, resto, resort, dan oleh-oleh) agar menjadi ekosistem bisnis yang saling menguatkan.
Keberhasilan paling menonjol Abah Aziz adalah membangun dan mengelola The Lawu Group hingga berkembang menjadi sekitar 34 unit bisnis; mulai dari destinasi wisata, cafe/resto, resort, sampai pusat oleh-oleh dengan konsep manajemen kolaborasi yang rapi dan terukur. Beliau tidak hanya membangun unit dari nol, tetapi juga mampu mengambil alih pengelolaan unit yang sempat terpuruk lalu menata ulang sistemnya, termasuk penguatan branding, standar layanan, dan strategi operasional. Skala pengelolaan puluhan unit ini menunjukkan kapasitas beliau dalam leadership, manajemen risiko, dan pengembangan bisnis yang bisa direplikasi sehingga materi kelasnya relevan untuk pengusaha yang ingin naik level dari “bisa jualan” menjadi “punya sistem dan banyak unit yang berjalan.”
Tentang Kelas “Tourism Hack”
Kenapa perlu join kelas ini? Karena yang dibahas bukan teori “bisnis itu harus begini-begitu”, tapi cara membangun usaha yang bisa hidup, rapi, dan bertumbuh—mulai dari sistem, operasional, sampai strategi bikin orang benar-benar datang ke lokasi. Abah Aziz membagikan pola pikir dan kerangka besar yang terbukti dipakai untuk mengelola sekitar 34 unit usaha di ekosistem The Lawu Group: bagaimana melihat peluang, menyusun model bisnis wisata (rekreasi–resto–resort–oleh-oleh), membangun unit yang saling menguatkan, dan mengambil keputusan manajemen saat unit ada yang naik, ada yang turun. Jadi Kamu dapat “peta” bisnisnya, bukan cuma semangatnya.
Yang bikin kelas ini makin kuat: bukan Abah Aziz saja yang mengajar. Ada Mas Achmad Ridho (GM The Lawu Group) yang membedah hal-hal teknis dan operasional—apa yang harus disiapkan di lapangan, standar pelayanan, alur kerja tim, sampai cara bikin sistem berjalan tanpa harus Kak selalu turun tangan. Lalu mas Faisal Alfa mengajarkan sisi media sosial yang praktis: cara menyusun strategi konten, positioning, dan eksekusi promosi supaya brand-nya kebaca dan konsisten. Ditambah mas Agung Hartadi (Founder Pecah Telur) yang fokus ke konten untuk mendatangkan orang ke lokasi usaha—cara bikin cerita, angle, dan format konten yang bikin tempat Kak jadi “pengen didatengin”, bukan cuma “bagus di feed”. Dengan kombinasi ini, Kak dapat paket lengkap: mindset + sistem teknis + promosi + konten yang ngundang traffic.
